Review Buku: Sudahkah Hidupku Berguna?

 Buku Sudahkah Hidupku Berguna

Jumlah halaman: 237

Penulis: Meilina Astariah


Buku "Sudahkah hidupku berguna?" terbit pada tahun 2020. Buku ini terdiri dari 5 bab meliputi:

Bab 1 Mengapa aku malas

Bab 2 Kerugian yang akan didapatkan bila menjadi pemalas

Bab 3 Cara Mengatasi Rasa Malas

Bab 4 Perjuangan

Bab 5 Malas Bermanfaat


Buku tersebut sangat relevan sekali dengan kehidupan anak muda apalagi saat dalam kondisi pandemi Covis-19 sehingga anak muda lebih sering menghabiskan waktunya di rumah dibandingkan beraktivitas di luar rumah. Aktivitas di dalam rumah tentu sangat berbeda dengan aktivitas di luar rumah, kita lebih sering melihat hal-hal yang menggoda untuk menjadi malas, contohnya bantal guling. Nah buku ini cocok untuk kita kaum rebahan karena buku ini menjelaskan alasaan kita malas, dampak dan bagaimana cara mengatasinya.

Melalui buku ini aku baru tahu bahwa gen kebahagiaan manusia itu ada dua. Penelitian Stephen Cole menyebutkan ada gen eudaimonic dan hedonic. Gen eudaimonic merupakan perasaan bahagia karena membantu orang lain sedangkan gen hedonic adalah perasaan bahagia karena mengkonsumsi barang. Menurut penelitian, gen yang paling lama bertahan adalah gen eudaimonic. Oleh sebab itu kita jangan takut untuk membantu sesama. Selain itu, Aku juga baru tahu bahwa mau bekerja lelah atau tidak bekerja, otot kita memang sudah diatur akan tetap merasakan lelah, jadi wajar saja jika tidur seharian pun kita akan merasa lelah. Jika beraktivitas dan tidak beraktivitas kita tetap merasa lelah maka lebih baik kita lelah beraktivitas karena bisa produktif, membantu orang lain dan menabung pahala. Masih banyak lagi pengetahuan baru yang Aku temukan...

Meilina Astariah kepenulisan bukunya juga banyak mengutip kalimat dari Alquran, Hadits dan juga kata tokoh terkemuka di dunia, contohnya:

Rasulullah SAW mengajarkan kepada kita bahwa seorang muslim sejati adalah sosok yang penuh semangat, memiliki motivasi yang tinggi dalam mengejar kesuksesan, dermawan, mandiri dan peduli terhadap sesama.

Lebih penting menjadi manusia yang berguna dibandingkan hidup tanpa melakukan apa pun (Albert Einstein)

Suatu kehidupan yang penuh kesalahan tak hanya lebih berharga, namun juga lebih berguna dibandingkan hidup tanpa melakukan apa pun (George Bernard Shaw) 

 

 

Posting Komentar

2 Komentar

  1. Buku yang memang cocok sekali untuk dibaca orang yang suka rebahan, apalagi disaat korona seperti sekarang ini ya.

    Hidup yang berguna menurutku memang jika berguna buat orang lain.🙂

    BalasHapus